23 Juni 2011

230611

aku...
mau nangis sejadi-jadinya hari ini,,
waaaaaaaaaaaaaa.. hanya Allah  yang tau gimana rasanya ..

hiks  :'(
..
bisa di bilang cengeng...
tapi aku tau.. aku bakal lebih ngerasa lega setelah nangis ... 




13 Juni 2011

coretan usang (~aku~)


Masih hari ini,
aku masih tak punya tujuan..
Hanya mengikut deru angin,
Tak tahu ingin kemana..
Melangkah hanya semau - mau
Bicara hanya sekata - kata
Hidup tak bermakna..

Tuhan..
Aku tahu pasti..
Kau tahu apa yang aku rasa..
Tak setitikpun.. yang takkan kau ketahui..

Tuhan..
aku masih disini..
Masih seperti ini ..
Aku yang terlalu cepat menyerah..
Aku yang selalu mengeluh..
Masih Aku yang sering lupa akan arti bersyukur..

Tuhan..
Masih di hari ini..
Kau tahu , apa yang sedang bergejolak di hati ini.. di pikiran ini..
Sedikit pun,, aku tak inginkan ini , Tuhan..
Tuhan,, Maafkan aku, Hamba-Mu,
yang belum bisa mencintai-Mu seutuhnya..
Semurni dan setulus Cinta yang selalu Kau berikan padaku..



Tuhan..
Bantu aku, tolong..

Tuhan..
Tiada yang Seindah diri-Mu
aku tahu, pasti..

Tuhan.. bantu aku.. lagi..
Aku takkan pernah bisa tanpa-Mu .. sedetikpun..
Bantu aku..
Tuk bahagiakan mereka ..
Mereka yang tak kan pernah luput di sela Doaku pada-Mu
Tuhan.. bimbing aku,
menelusuri jalan-jalan terbaik yang kau pilihkan untukku

Tuhan..
Masih hari ini,
aku hanya seonggok daging yang masih bernyawa..
Namun tak tahu mau apa..

Tuhan.. tolong... selalu..
Bantu aku..
Agar aku bisa fokus pada tujuan hidup yang Kau amanahkan
Bantu aku..
Menghilangkan segala bentuk sesuatu yang hanya akan menjadi penghalang jalanku

Tuhan.. aku yakin...
Kau akan berikan yang terbaik padaku..
apapun itu..
Orang tua,Keluarga,Guru,Teman, Sahabat,dan dia yang kukasihi
Tuntunlah aku,,

Tuk bahagiakan mereka yang ku Cinta......


Afgan syahreza * Masih Untukmu

bagusss ! 

Mungkin aku bukanlah takut
Yang terlukiskan di mimpimu
Mungkin aku membuatmu jemu
Seiring waktu yang berlalu
Engkau meninggalkan diriku
Menepikan diriku
Reff:
Kini aku berharap waktu
Membawamu dan kekasihmu
Merasa jemu dengan waktu dan berpisah lalu
Kau datang padaku saatku masih untukmu
Ku berharap suatu hari nanti
Aku menjadi yang kau mau
Aku kehilangan dirimu
Sungguh kehilanganmu
11 Juni 2011

Hujan dan Teduh ** Lembayung

Lembayung

Jangan tunggu lembayung
  *payung jingga bersemburat merah
Karena lembayung akan pergi bersama senja

Jangan merindukan lembayung
   *semburat pudar tanpa cahaya , Dan hilang ketika dapat terlalu banyak cahaya
Karena lembayung takkan berpaling dari senja


Bukan malam malu-malu yang mendapatkan lembayung
Tidak juga siang dengan pijarnya
Tetapi senja,
Yang memberi warna, 
Dan senyum
Kamu,
Lembayung.
Untuk Senja.
Siapa ??

10 Juni 2011

Hujan dan Teduh *


Kepadamu, aku menyimpan cemburu dalam harapan yang tertumpuk oleh sesak di penuhi ragu.

Terrlalu banyak ruang yang tak bisa aku buka.
Dan, Kebersamaan hanya memperbanyak ruang tertutup.
Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan.
Ya, jalanku dan jalanmu. 
Meski, diam-diam aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu-malu.

Aku dan Kamu , seperti Hujan dan Teduh. 
Pernahkah kau dengar kisah mereka ?
Hujan dan Teduh di takdirkan bertemu, tetapi tidak bersama dalam perjalanan.
Seperti itulah cinta kita.
Seperti menebak langit abu-abu..

Mungkin, Jalan kita tidak bersimpangan . . .

(di kutip novel yang baru di baca , 
Hujan & Teduh_Wulan Dewatra) 

 

Blog Template by YummyLolly.com