*Diam sebentar
Ssttt... Diamlah sebentar.
Cinta sejati hanya bisa didengar justeru dalam senyap.
Bukan gegap gempita kalimat, yang mengaburkan makna.
Dan kita tertipu oleh tampilannya.
Ssttt... Ayo duduk sejenak.
Cinta sejati hanya bisa dikenali saat sepi.
Diperhatikan dengan seksama, dalam kesadaran diri paripurna.
Bukan berisik teriak-teriak 'Aku cinta kamu'.
Hanya untuk esok lusa kita meratap kencang-kencang sebaliknya.
Ssttt.... Bisakah kita diam dulu?
Agar cinta sejati menunjukkan siapa diri sebenarnya.
Apakah yang ini, atau yang itu, atau mungkin yang lain lagi.
Dan kita harus menunggu dan bersabar.
*Langit
Langit itu tidak memiliki warna. Namanya juga langit-langit. Mengawang2 saja di atas kepala kita.
Tapi kenapa dia seolah punya warna biru. Kadang berganti merah. Kadang jingga. Kadang ada pelangi. Bahkan kadang ada sejuta warna aurora di relungnya? Simpel. Langit hanya 'memantulkan' apapun yang ada di sekitarnya.
Pun begitulah hidup ini. Kalau kita merasa tidak punya warna, tidak memiliki sumber warna-warni, pantulkanlah warna terbaik di sekitar kita. Maka semoga dengan begitu kita juga menjadi bagian orang-orang yang bahagia. Jauhi pantulan warna yang kusam, gelap dan menyebalkan.
Repost From : DARWIS Tere Liye (penulis)
Ssttt... Diamlah sebentar.
Cinta sejati hanya bisa didengar justeru dalam senyap.
Bukan gegap gempita kalimat, yang mengaburkan makna.
Dan kita tertipu oleh tampilannya.
Ssttt... Ayo duduk sejenak.
Cinta sejati hanya bisa dikenali saat sepi.
Diperhatikan dengan seksama, dalam kesadaran diri paripurna.
Bukan berisik teriak-teriak 'Aku cinta kamu'.
Hanya untuk esok lusa kita meratap kencang-kencang sebaliknya.
Ssttt.... Bisakah kita diam dulu?
Agar cinta sejati menunjukkan siapa diri sebenarnya.
Apakah yang ini, atau yang itu, atau mungkin yang lain lagi.
Dan kita harus menunggu dan bersabar.
*Langit
Langit itu tidak memiliki warna. Namanya juga langit-langit. Mengawang2 saja di atas kepala kita.
Tapi kenapa dia seolah punya warna biru. Kadang berganti merah. Kadang jingga. Kadang ada pelangi. Bahkan kadang ada sejuta warna aurora di relungnya? Simpel. Langit hanya 'memantulkan' apapun yang ada di sekitarnya.
Pun begitulah hidup ini. Kalau kita merasa tidak punya warna, tidak memiliki sumber warna-warni, pantulkanlah warna terbaik di sekitar kita. Maka semoga dengan begitu kita juga menjadi bagian orang-orang yang bahagia. Jauhi pantulan warna yang kusam, gelap dan menyebalkan.
Repost From : DARWIS Tere Liye (penulis)


