27 September 2011

Pagi Terakhir

Seandainya bisa, aku ingin terbang bersamamu dan burung-burung diatas  sana. 
Aku ingin terus duduk bersamamu dibawah teduhnyan pohon-pohon berbagi pagi denganmu.
Ditemani matahari dan angin sepoi yang mengalun merdu.
Aku ingin terus menggenggam jari-jemarimu, berbagi rasa dann hangat tubuh.


Sayangnya gravitasi menghalangiku.
Putaran bumi menambah setiap detik hari-hari kita.
Seperti lilin yang terus terbakar, tanpa terasa waktu kitapun tak tersisa banyak.
Semua terasa terburu-buru. 
Perpisahanpun terasa semakin menakutkan.

Aku rebah ditanah ini.
memejamkan mata kuat-kuat karena air mata yang menderas.
"Aku masih disini" bisikmu, selirih angin sore.
Tapi aku tak percaya.
Bagaimana jika saat aku membuka mata nanti kau benar-benar tiada ??



1 komentar:

Anak Siappudan mengatakan...

ngp noey...??

Posting Komentar

comment with love :)

 

Blog Template by YummyLolly.com