Dikutip(copas..hehe) dari salah satu tulisan DARWIS TERE LIYE
(Stamina, stamina lebih penting dibanding heboh)
Maka, stamina diatas segalanya jika kita bicara tentang mimpi2 masa depan.. bicara tentang cita2 masa depan.. Maka, marilah punya cita2.. mimpi2.. kecil saja, tak mengapa.. macam Pak Ahmad itu sudah cemerlang sekali.. dan jika sudah ada, mari kita lakukan, kita wujudkan.. stamina selalu jauh lbh penting dibanding grasa- grusu gak jelas.. konsistensi..
RMS Queen Elizabeth II (QE2) adalah kapal yang dibangun tahun 1969. Tiga puluh embilan tahun berlalu, tibalah masanya menjadi "bangkai kapal". Tapi onggokan besi tuanya akan bersemayam indah di kompleks hotel paling mewah Dubai.
Menjadi hotel terapung paling elok sedunia.
Saya tdk akan bicara soal happy endingnya.
Itu sudah jd haknya. Sepanjang hidupnya
QE2 benar2 membuktikan sbg kapal paling
tangguh. Pernah menjadi kapal transportasi,
kapal penumpang, pengangkut pasukan
bersenjata, hingga menjadi kapal pesiar
terkenal. Tapi ini juga bukan bagian yg
paling menarik.. yg menarik adalah.. selama
39 tahun, si Ratu ini sudah menjelajahi
lautan sepanjang 6 juta mil. Hanya dia
satu2nya kapal di seluruh dunia yg pernah
menembus rekor 5 juta mil.
Dan tahukah kita? 6 juta mill itu setara dgn
perjalanan ke bulan sebanyak 31x (jika sy
tdk salah hitung); astaga?? Sy sampai harus
menghitung dgn kalkulator per-harinya dia
berapa mil mengarungi lautan. Benar2
stamina yg luar biasa...
Ibu Zulfiah, jelas2 bukan ratu! bahkan di
kampung nelayan pesisir laut selatan itu dia
ratu kebaya kampung pun tidak.. tp mari
dengar ceritanya.. dia mulai menanam
pohon bakau di bekas tambak udang
terbelengkalai itu sejak usia 43 tahun..
sekarang usianya 74 tahun.. berapa pohon
bakau yang dia telah tanam? menurut
hitungan kasar, jika melihat luasnya hutan
bakau yg mekar tak terbilang itu, maka
angkanya adalah 1/2 juta pohon.. sy sampai
harus lagi2 mengeluarkan kalkulator, dan
berseru, "TIDAK MUNGKIN!!!". apakah Ibu
Zulfiah (nama dan konteksnya sudah
diganti); pernah mendapat kalpataru? dia
tdk peduli soal itu..
hidupnya senang,
mimpi2nya tercapai, besok-lusa kalau dia
meninggal, meski tdk ada satupun pejabat
yg datang, insya Allah dia meninggal sambil
tersenyum.. sy tidak tahu apakah ratu2
dalam acara kontes kecantikan yg ngoceh
soal 'kedamaian dunia', mencintai alam
semesta, pencinta orang utan, dsbgnya itu
meski sejengkal layak disejajarkan dgn ibu
zulfiah ini..
Pak Ahmad, satu lagi contoh kita.. siapa dia?
tdk penting2 amat... tdk akan membuat
kalian tercengang deh mendengar
pekerjaannya.. karena Pak Ahmad hanyalah
tukang bubur ayam.. dia berjualan di
perempatan itu sejak tahun 70. selisih
setahun dibandingkan si ratu kapal itu.. apa
prestasinya? hohohoho.. percaya atau tidak,
hampir 40 tahun pak ahmad jualan bubur,
maka jumlah mangkok bubur yg pernah dia
jual sekurang2nya adalah: 2 juta mangkok..
Apakah Pak Ahmad skrg jd konglomerat
bubur ayam? ya tidaklah.. dia tetap
bersahaja saja.. warungnya cuma
berkembang dr: gerobak-> tempat mangkal
bertenda -> warung papan -> warung
permanen.. hanya mentok sampai di situ..
tapi lihatlah hasil tdk kasat matanya... 3
anaknya lulusan kampus terbaik negeri ini,
satu bahkan telah menyelesaikan program
master di australia.. 24 karyawannya sejak
40 tahun silam itu, skrg juga sudah hidup
berkecukupan.. anak2 mereka sekolah..
makan cukup.. meski harus melewati dua
kali badai krisis keuangan dunia tahun 70an,
dan 80an.. ah, Pak ahmad mah mene
ketehe soal krisis keuangan..
Yg dia tahu, tahun 1973, dia pernah berpikir
berhenti jadi tukang bubur.. nggak laku2..
miskin, dia mau kerja di pabrik saja.. untung
bininya yang cantik itu membujuk
bertahan.. tahun 1985, perempatan itu
terkena proyek pekerjaan jalanan.. semua
ditutup selama 6 bulan.. tp Pak ahmad tetap
bertahan.. tahun 1997 warungnya mau
dibeli dgn harga selangit.. tp dia tetap
bertahan... tahun 2007 warungnya dibilang
mak nyoss dalam salah satu liputan teve, ya
jelaslah, Pak Ahmad semakin semangat
bertahan... maka stamina jualan pak Ahmad
benar2 mengagumkan.. 2 juta mangkok..
tak terbayangkan.. kalo itu dijejerkan dgn
jarak 20 senti, itu jakarta-surabaya sudah..
lebih malah (hitung sendiri pakai kalkulator
deh kalo gak percaya).
Apakah Ibu Zulfiah juga pernah berpikir:
malas! sudahlah berhenti saja? tentu saja!
berkali2 dia ingin berhenti.. mari kita
bicarakan kasus terbesarnya.. saat hutan
bakau itu akhirnya mulai tumbuh; tengkulak
penguasa tambak udang dr kota, petantang-
petenteng ingin mengambil alih lagi lahan
itu.. Ibu Zulfiah berdiri digaris terdepan
perlawanan.. bertahun2 kasus itu terjadi.. tp
tengkulak itu bodoh.. dia hanya berpikir
kalau dia punya kekuatan besar.. soal
stamina? Ibu Zulfiah nomor satu! tengkulak
itu mundur teratur setelah 6 tahun berebut
soal tanah tepi pantai itu, mana sudah habis
duit banyak buat membayar preman,
menyuap warga kampung agar memihak
dia, petugas, dstnya..
Maka, stamina diatas segalanya jika kita bicara tentang mimpi2 masa depan.. bicara tentangg cita2 masa depan.. Maka, marilah punya cita2.. mimpi2.. kecil saja, tak mengapa.. macam Pak Ahmad itu sudah cemerlang sekali.. dan jika sudah ada, mari kita lakukan, kita wujudkan.. stamina selalu jauh lbh penting dibanding grasa- grusu gak jelas.. konsistensi..



0 komentar:
Posting Komentar
comment with love :)